Kasus kematian seorang perempuan bernama Wayan Mirna Salimin (27) setelah minum kopi di salah satu restoran di lantai dasar Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016) malam, jadi perbincangan hangat di media sosial. Beragam pendapat pun muncul, di antaranya menduga-duga.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengimbau netizens jangan berspekulasi kematian Mirna karena minuman kopinya dicampur racun.
"Hati-hati untuk yang meng-update di media sosial yang mengatakan dikasih racun tikus. Saya baca, jangan asal update," kata Krisnha di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/1/2016).
Krishna mengingatkan penyebaran informasi yang belum pasti kebenarannya bisa merugikan orang lain dan bisa berujung pada gugatan.
"Masa sebuah kafe ngasih racun tikus, bisa pada tewas semua," ujar Krishna.
Mirna merupakan warga Sunter Garden, Blok D 3, Nomor 10, RT 5, RW 1, Sunter Agung, Jakarta Utara.
Kasus ini ditangani Polres Jakarta Pusat. Polisi sudah mengambil sampel untuk diteliti di laboratorium. Pegawai restoran tersebut juga sudah diperiksa. Hanya saja, keluarga Mirna belum bersedia kalau jenazah Mirna divisum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir