Suara.com - Ribuan orang melakukan aksi solidaritas di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jenderal Sudirman, di sela cara hari bebas kendaraan, Minggu (17/1/2016). Aksi solidaritas ini berpusat di depan lokasi pemboman, Pos Polisi Lalu lintas Sarinah.
"Kami tidak takut. Kalian adalah manusia egois. Kalian tidak peduli sesama. Agama tidak mengajarkan itu. Sadarlah, sadarlah," kata orator dengan menggunakan pengeras suara.
Selain orasi, mereka membawa spanduk yang dibentangkan sambil berjalan-jalan. Selain itu, mereka juga membawa poster-poster yang bergambar tolak teroris.
Dari pantauan suara.com, aksi teror pada Kamis (14/1/2016) siang tak mempengaruhi Warga Jakarta. Acara car free day di Bundaran HI dan sepanjang Jalan Thamrin berjalan seperti pekan-pekan sebelumnya.
"Ya kita car free day biasa aja, kan sudah rutin. Ngapain takut sama teror," kata Yoga, warga Jagakarsa.
Sugeng (29), warga Palmerah, juga merasa tidak takut untuk melaksanakan car free day di Kawasan Bundaran HI. Dia memang biasa beraksi tiap pekan di Bundaran HI untuk berkumpul bersama komunitas sepeda.
"Ngapain takut. Karena kalau kita takut, terorisnya makin berani," kata Sugeng yang membawa dua anaknya ke acara ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara