Suara.com - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, atau akrab disapa Owi/Butet, tersingkir pada putaran awal turnamen Malaysia Masters 2016 yang berlangsung di Penang, Malaysia.
"Mereka bermain normal. Hanya, mereka bermain terlalu berhati-hati pada poin-poin terakhir sehingga pukulan mereka justru eror. Lawan pun diuntungkan dengan kesalahan Owi/Butet itu. Permainan lawan menjadi berkembang," kata pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Enroe Suryanto di Penang, Malaysia, dalam pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Selasa (19/1) malam.
Owi/Butet kalah pada pertandingan putaran pertama yang berlangsung Selasa malam dari pasangan Tiongkok Siwei Zheng/Yinhui Li dengan skor 15-21, 21-10, 17-21.
Pada game pertama, Owi/Butet sempat unggul 6-3, 8-4, hingga 9-5. Tapi, Siwei/Yinhui mampu menyalip 13-10, 17-13, hingga merebut game pertama 21-15.
Pasangan Indonesia yang berada di peringkat dua dunia itu membalas kekalahan game pertama dengan menekan perolehan skor Siwei/Yinhui 7-4, 15-5, 17-6, hingga 21-10 pada game kedua.
Kedua pasangan saling berebut poin pada game penentuan. Owi/Butet menuntaskan paruh pertama game ketiga dengan skor 11-9. Tapi, ganda campuran Tiongok membalik keadaan 15-14, 17-15, 19-16, hingga pertandingan usai 21-17.
Owi/Butet yang merupakan pasangan unggulan pertama dalam turnamen berhadiah total 120.000 dolar AS itu kalah dari pasangan Tiongkok nonunggulan selama 47 menit pertandingan.
Selain Owi/Butet, pasangan campuran lain andalan bulu tangkis Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto juga kalah pada pertandingan putaran pertama.
Praveen/Debby kalah dari wakil tuan rumah Kian Meng Tan/Pei Jing Lai 10-21, 16-21.
Namun, empat ganda campuran lain Indonesia berhasil melewati pertandingan putaran pertama turnamen tingkat grand prix gold itu. Mereka adalah Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Della Destiara Haris, dan Hafiz Faisal/Shella Devi Aulia. (Antara)
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta