Suara.com - Sejumlah sopit taksi di kawasan bekas tsunami di daerah Ishinomaki, Jepang mengaku pernah mendapat penumpang hantu selama melewati kawawan yang dilanda tsunami pada 2011 tersebut.
Setidaknya, tujuh orang sopir taksi memberikan kesaksian serupa bahwa mereka pernah berjumpa dengan hantu di kawasan tersebut. Akibat tsunami hebat yang melanda Ishinomaki, hampir 6000 orang meninggal.
Tujuh orang sopir taksi ini adalah bagian dari 100 orang sopir taksi yang diwawancarai oleh Yuko Kudo, seorang mahasiswa sosiologi di Tohoku Gakuin University. Ia melakukan proyek ini untuk keperluan tugas akhirnya, seperti dilansir koran Asahi.
Salah seorang sopir taksi dalam pengakuannya menyatakan seorang perempuan naik ke dalam taksi di dekat stasiun kereta Ishinomaki beberapa bulan setelah tsunami. Perempuan itu meminta untuk diantar ke distrik Minamihama. Sopir itu mengatakan bahwa di kawasan tersebut sudah tidak ada bangunan lagi.
Lalu ia mendengar perempuan tersebut mengatakan, “Apakah saya sudah meninggal?”, dan ketika ia menolah ke arah bangku belakang, perempuan penumpang itu sudah lenyap.
Beberapa sopir taksi yang pernah bertemu dengan para penumpang hantu itu menyatakan kebanyakan penumpang mereka masih muda.
“Anak muda merasa lebih kecewa (saat mereka meninggal) ketika mereka tidak bisa bertemu dengan orang yang mereka sayangi. Mereka menyampaikan kesediahan mereka lewat taksi sebagai medium,” kata Kudo.
Tetapi para sopir taksi itu mengaku tidak takut telah bertemu dengan hantu-hantu tsunami. Sebaliknya pertemuan dengan hantu penumpang itu akan mereka hargai sebagai satu pengalaman. (Telegraph)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT