Suara.com - Anda mungkin pernah mendengar tentang Burj Khalifa, gedung pencakar langit di Dubai, Uni Emirat Arab, yang disebut-sebut sebagai bangunan tertinggi di dunia. Namun, kabarnya Burj Khalifa harus menanggalkan predikat tersebut jika sebuah bangunan bernama Sky Mile Tower ini selesai dibangun.
Sky Mile Tower digadang-gadang bakal memiliki ketinggian 5.577 kaki atau sekitar 1698 meter. Bangunan ini akan didirikan di sebuah kawasan kota baru yang dinamakan Next Tokyo, Jepang. Jika selesai dibangun nanti, ketinggiannya akan menjadi lebih dari dua kali tinggi Burj Khalifa yang hanya menjulang setinggi 828 meter.
Gedung tersebut diplot untuk menjadi hunian bagi 55.000 orang. Sky Mile Tower juga akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, restoran, hotel, gym, dan klinik kesehatan.
Lansiran Architectural Digest, bangunan tersebut akan dibangun dengan bentuk heksagonal atau segienam. Bentuk segienam diadopsi karena dinilai lebih tahan terhadap hempasan angin.
Uniknya, lift-lift yang tersedia di gedung ini, tidak hanya akan mengangkut penumpang naik dan turun, namun juga membawa penghuni secara horisontal ke apartemen tempat tinggal mereka.
Arsitek juga sudah menyiapkan sistem canggih yang bisa sedemikian rupa menaikkan air dari bawah hingga puncak gedung.
Sementara itu, Next Tokyo, kota masa depan di mana gedung tersebut akan dibangun, diprediksi bakal rampung pada tahun 2045. Kota mandiri tersebut dipersiapkan untuk dihuni oleh sekitar 500 ribu warga.
Tak sekedar kota pada umumnya, Next Tokyo juga akan dilengkapi dengan pulau-pulau buatan berbentuk heksagonal. Pulau-pulau tersebut akan digunakan sebagai lahan pertanian, permukiman, juga panel surya.
Beberapa pulau heksagonal juga kabarnya akan dipakai untuk membudidayakan alga. Alga dikatakan bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi baru dan terbarukan.
Pihak pengembang kota, Kohn Pedersen Fox Associates dan Leslie E. Robertson Associates, mengatakan bahwa kota ini dirancang sedemikian rupa untuk menahan hantaman bencana alam, seperti gempa bumi dan angin topan. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Dubai Edisi Ramadan: Saat Burj Khalifa Jadi Saksi Dentuman Meriam dan Lumeran Kunafa
-
Gegap Gempita Perayaan Tahun Baru 2025 di Penjuru Dunia
-
Singgah di Burj Khalifa, Aaliyah Massaid Ternyata Harus Keluar Uang Segini
-
Keren! Burj Khalifa Menyala Merah Putih, Ramaikan HUT Kemerdekaan RI ke-78
-
4 Fakta UEA, Negara Ini Memiliki Gedung Tertinggi di Dunia
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa