Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bingung akan memberikan pekerjaan apa kepada warga yang tinggal di kawasan Kalijodo, Jakarta. Ini menyusul tempat tinggal dan tempat usaha mereka akan digusur.
Ahok belum menentukan nasib warga Kalijodo yang tidak mempunyai pekerjaan. Ahok berpikir ingin memperkerjakan mereka menjadi petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
"Sekarang mau kerja apa? Kerja PPSU mau nggak?" ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (16/2/2016).
Ahok menolak mendengar alasan dari tokoh masyarakat Kalijodo, Jakarta Utara, Abdul Aziz. Aziz menilai kawasan Kalijodo bukan jalur hijau. Dia mengklaim warga di sana sudah tinggal sekitar 70 tahun yang lalu.
"Ah itu mah ngomong saja. Tanya saja masjidnya umur berapa di sana. Saya kasih tau kamu ya, kalau ditetapkan jalur hijau pun, kalau kamu ada surat tetap kita gusur kok. Ini sudah ada UU-nya," jelas Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini memastikan warga Kalijodo yang memiliki KTP DKI akan mendapatkan rumah susun bila tempat tinggalnya atau usahanya yang berdiri di jalur hijau dibongkar oleh pemprov DKI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan