Suara.com - Sehari pascapembongkaran kawasan Kalijodo, Jalan Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta Utara, kini sudah tidak ada lagi pemulung atau warga yang mengambil barang sisa-sisa bangunan di tanah milik negara tersebut.
Bahkan hari ini, Selasa (1/3/2016), untuk masuk ke kawasan Kalijodo, terlihat sudah terpasang pita police line. Warga maupun pemulung pun tidak terlihat lagi mondar-mandir di kawasan Kalijodo.
Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat ini terlihat paling banyak berjaga di lokasi Kalijodo. Sementara, hanya ada segelintir personel polisi yang tampak berjaga di pos polisi di dalam kawasan Kalijodo.
"Saya sudah dari kemaren di sini. Saya masuk diam-diam saja, tapi diusir tadi sama satpol PP," kata salah satu pemulung, Ridwan, saat ditemui Suara.com di Jalan Kepanduan II, Jakarta Utara, Selasa (1/3).
Sebelumnya, kawasan prostitusi Kalijodo di Penjaringan, Jakarta Utara, kemarin diratakan oleh belasan alat berat. Usai proses penertiban tersebut, hanya satu bangunan masjid di sebelah selatan yang berlokasi di RT 07/10, Angke, Tambora, Jakarta Barat, yang masih berdiri kokoh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar
-
Noel Minta Petinggi KPK Hadir di Sidang: Ada Apa dengan Ida Fauziyah?
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan
-
Ribka Tjiptaning: BPJS Itu Tanggung Jawab Negara, Bukan Perusahaan Pemburu Untung
-
Kejagung Ungkap Alasan Pencopotan Empat Kajari: Tak Profesional dan Konflik Kepentingan
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor