Suara.com - Menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ternyata pernah hampir adu jotos karena berbeda pendapat. Itu dikatakan mantan Deputi Bidang Politik Wakil Presiden Boediono, Djohermansyah Djohan, saat diskusi dengan tema "Para Menteri Bertikai, Apa Langkah Presiden Jokowi?" di Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/3/2016).
Walaupun hampir terjadi adu jotos karena berbeda pendapat, kasus ini tak sampai terdengar publik seperti perseteruan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli soal Blok Masela, di Maluku.
"Pernah ikut rapat kabinet zaman SBY. Rapat kabinet antar-menteri sering terjadi perbedaan pendapat, sampai konflok fisik, hampir adu jotos," katanya saat diskusi.
Walupun sudah hampir terjadi perkelahian, hal itu langsung diredam oleh Menteri Koordinator saat itu.
"Karena begitu sakit hatinya, tidak menerima. Itu sebelum dimulai udah panas-panasan, untung ada menko yang memisahkan. Tapi tidak terbuka ke publik," katanya.
Saat disinggung menteri siapa yang hampir adu jotos, Djohermansyah nggan mengungkapkannya ke publik dengan alasan tidak etis.
"Pokoknya (yang berkelahi) menteri yang megurusi administrasi pemerintahan dan satu lagi, ah nggak enak juga saya sampaikan," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup