Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merilis hasil donasi untuk pendanaan pembalap nasional, Rio Haryanto, berlaga di Formula 1. Total, penggalangan dana itu hingga, Senin (7/3/2016), sudah mencapai Rp262 juta.
Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara selaku panitia penggalangan dana, donasi itu berasal dari sekretariat, sejumlah biro, beberapa deputi serta sumbangan dari bagian sekuriti, dan masih dibuka bagi pekerja yang masih ingin berpartisipasi.
Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga Iman Nahrawi menjelaskan penggalangan dana ini merupakan bentuk solidaritas untuk ikon kebanggaan bangsa tersebut dari Kemenpora.
Menpora membantah jika pihaknya melakukan pemotongan gaji pegawai di lingkungan Kemenpora untuk membantu Rio. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan penggalangan dana ini bersifat sukarela.
Sementara ibunda Rio, Indah Pennywati, yang hadir dalam jumpa pers bertajuk "Solidaritas Merah Putih untuk Rio Haryanto" di Auditorium Wisma Kemenpora Senayan, Senin lalu, merasa terharu dengan perhatian dari lingkungan Kemenpora terhadap karier anaknya di F1.
"Kami tidak mengharapkan upaya seperti ini (sebenarnya), karena Rio tidak bisa menerima dana atau sumbangan dari PNS, karena dana yang dimaksud adalah dari dana sponsor dan dunia usaha. (Untuk itu) kami berterimakasih atas upaya ini," katanya yang turut didampingi manajer Kiki Sport, Piers Hunniset, dalam acara ini.
Seperti diketahui, Rio harus membayar 15 juta euro (sekitar Rp214,8 miliar) untuk bisa berlaga di F1 bersama tim Manor Racing. Sejauh ini, pembalap asal Solo, Jawa Tengah, masih kurang bayar sebesar 7 juta euro. (Antara/Kemenpora)
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Bukan Sekadar Game! Lenovo Legion Jadi 'Senjata' Utama di F1 Sim Racing World Championship 2026
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat