Suara.com - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal wujudkan target bawa pulang gelar juara dari turnamen All England Super Series Premier 2016.
Ganda putra terbaik Indonesia ini sebelumnya jadi satu dari dua andalan Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) untuk bawa pulang di ajang itu.
Andalan PP PBSI lainnya, yakni dari nomor ganda campuran lewat pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Hendra/Ahsan terhenti langkahnya di babak kedua dari pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Unggulan kedua ini berjuang selama 49 menit sebelum akhirnya menyerah 15-21, 21-15, 14-21.
Dengan kekalahan Hendra/Ahsan ini, maka tak ada lagi wakil Indonesia yang tersisa di nomor ganda putra turnamen yang berhadiah total 550 ribu dolar AS (sekitar Rp7,2 miliar).
Sebelumnya, pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi juga kalah di babak kedua. Angga/Ricky ditaklukkan unggulan keenam asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, lewat pertarungan rubber game, 21-14, 15-21, 14-21.
Sementara, dua pasangan Merah Putih lainnya, Berry Angriawan/Rian Agung Saputro dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah lebih dulu tersingkir di babak awal.
Berry/Rian kalah dari wakil Cina, Liu Xiaolong/Qiu Zihan, 13-21, 13-21. Sedangkan Marcus/Kevin juga kalah dari Cina, Fu Haifeng/Zhang Nan, dengan skor 14-21, 21-19, 17-21.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat