Suara.com - Genderang perang mulai ditabuhkan Valentino Rossi jelang dimulainya balapan MotoGP 2016 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (20/3/2016). Pembalap Movistar Yamaha itu mencoba menutup kontroversi musim lalu dengan fokus menuliskan tinta sejarah di lembaran yang baru tahun ini.
Ketidaksabaran menjalani musim yang baru pun diungkapkan juara dunia tujuh kali MotoGP ini. "Akhirnya kita bicara soal balapan! Saya sangat senang musim baru akan dimulai," kata Rossi, 37 tahun.
"Hasil tes yang kami jalani sangat positif, tapi perlombaan berbeda dengan tes. Saya sudah siap dan termotivasi. Begitu juga dengan tim. Jadi, ayo balapan," Rossi menambahkan.
Di Losail musim lalu, Rossi tampil impresif dengan tampil sebagai yang pertama menyentuh garis finis. Dia lebih cepat 0,174 detik dari pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, yang finis kedua dan 2,250 detik dari Andrea Iannone (Ducati) yang menempati peringkat ketiga.
Kemenangan di Losail musim lalu jadi yang keempat bagi pembalap berjuluk The Doctor setelah sebelumnya mengukir di tahun 2004, 2006, dan 2010.
Meski demikian, Rossi enggan jemawa atas kesuksesan musim lalu. Dia hanya berani menargetkan minimal finis di tempat ketiga pada perlombaan yang berlangsung malam tersebut, untuk menghindari cuaca panas di Losail pada siang harinya.
"Saya memulai musim dengan baik musim lalu (di Losail). Saya tak tahu apakah bisa mengulanginya, tapi saya akan berusaha pastinya untuk naik podium. Penting untuk memulai balapan dengan baik di seri perdana guna mendapatkan kepercayaan diri di lomba berikutnya," jelas Rossi. (Crash)
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik
-
Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan
-
Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan
-
Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar
-
Pigai Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Komentar Komnas HAM Sangat Dangkal