Suara.com - Dua suporter Persib Bandung diamankan polisi menjelang pertandingan final Bhayangkara Cup antara Persib Bandung dan Arema Cronus di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (3/4/2016) sore. Keduanya diduga memprovokasi suporter lain di tribun penonton.
"Saya dari Bandung, suporter Persib," kata salah satu pemuda yang diamankan petugas.
Mereka bertelanjang dada. Saat ini, keduanya sedang menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian.
Fahmi (19), rekan kedua suporter yang diamankan petugas, mengatakan mereka bukan provokator.
Fahmi mengatakan sebelum terjadi kericuhan, ada salah satu penonton yang memakai atribut The Jak Mania -- suporter Persija Jakarta -- melakukan provokasi.
"Ada penonton yang menggunakan atribut The Jak itu yang tadinya, dia mancing-mancing temen-temen yang lagi ada di tribun timur," kata dia.
Itu sebabnya, Fahmi kaget begitu melihat dua rekannya diamankan petugas.
"Malah yang diamanin teman-teman saya. Jadi polisi salah tangkep," kata dia.
Laga final malam ini rencananya akan disaksikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo. Itu sebabnya, pengamanan yang diberikan begitu ketat.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat