Suara.com - Seekor simpanse yang kabur dari kebun binatang di Sendai, Perfektur Miyagi, Jepang, jadi pusat perhatian setelah terlihat bergelantungan di atas jaringan kabel listrik kota tersebut, Kamis (14/4/2016). Simpanse tersebut akhirnya berhasil ditangkap kembali setelah dilumpuhkan dengan peluru bius.
Simpanse bernama Chacha itu adalah satu dari lima ekor simpanse yang dipelihara di Kebun Binatang Yagiyama Zoological Park. Tidak ada seorangpun yang terluka dalam insiden kaburnya simpanse tersebut.
Insiden ini berawal saat seorang staf kebun binatang menyadari bahwa ada seekor simpanse yang hilang dari kandangnya sekitar pukul 1.20 siang. Kebun binatang pun ditutup untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Simpanse tersebut kemudian terlihat sedang bergelantungan di sepanjang jaringan listrik di kawasan permukiman penduduk di Sendai. Petugas pun didatangkan untuk menangkap simpanse tersebut. Sang simpanse akhirnya berhasil ditangkap setelah petugas menembakkan peluru bius.
Sebuah sekolah yang berada dekat dengan lokasi tersebut meminta siswanya untuk tetap di dalam kompleks sekolah sampai simpanse tersebut diamankan.
Detik-detik penangkapan simpanse tersebut direkam dan ditayangkan di televisi. Rekaman tersebut kemudian diunggah pula ke situs berbagi video, Youtube. (Japan Times)
Berita Terkait
-
Review Film Primate (2025): Teror Mencekam Simpanse Ganas Tanpa Efek CGI
-
Alur Cerita Terliar, Sinopsis Film Primate: Teror Simpanse Pembunuh
-
Pelukan Simpanse Viral Itu Bukan untuk Pisang tapi untuk 'Ayah' yang Menyelamatkannya
-
Gegerkan Ilmuwan, Klaim Ini Sebut Manusia Adalah Campuran Babi dan Simpanse?
-
28 Tahun Hidup di Kandang, Ekspresi Simpanse Pertama Kali Lihat Langit Bikin Netizen Mewek
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen