Suara.com - Setelah resmi dikonfirmasi hijrah ke Ducati pada musim depan, Jorge Lorenzo akhirnya menjelaskan ihwal kepindahannya dari Yamaha. Pebalap Spanyol itu mengungkapkan faktor tantangan jadi hal utama keputusannya.
Penjelasan itu disampaikan melalui video berdurasi 21 detik yang diunggah ke akun Twitter-nya. "Pertama-tama, saya ingin ucapkan terima kasih atas pesan yang dikirim ke saya dalam beberapa hari terakhir ini. Sebagaimana kalian ketahui, saya memiliki tantangan fantastis di masa depan," ucap Lorenzo.
Kendati sudah memastikan akan bergabung ke pabrikan asal Italia itu musim depan, namun Lorenzo memastikan akan berusaha meraih gelar juara dunia keempatnya musim ini bersama Yamaha. Untuk itu, Lorenzo mengaku fokus jelang balapan seri keempat MotoGP Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez, 24 April mendatang.
"Saya akan terus berusaha menjadi juara dunia MotoGP untuk keempat kalinya. Terima kasih untuk semua, khususnya kepada tim saya Yamaha. Sampai jumpai di Jerez," pungkas Lorenzo, 28 tahun.
Hengkangnya Lorenzo ke Ducati kabarnya juga lantaran mendapat bayaran yang lebih tinggi dari yang disodorkan pihak Yamaha. Isunya, pebalap yang juga dua kali jadi juara dunia di kelas 250cc itu mendapat gaji 12 juta euro (sekitar Rp178 miliar) per musimnya dari Ducati.
Berita Terkait
-
David Alonso, Calon Rookie MotoGP 2027 Ini Ternyata Anak Didik Marc Marquez
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Santai, Pedro Acosta Hadapi Musim Perdana dengan Ducati Tanpa Rasa Tertekan
-
Belum Punya Tim, Maverick Vinales Tegaskan Tak Akan Bertahan di KTM
-
Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung