Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan para santri merupakan salah satu aset bangsa Indonesia dalam menghadapi kompetisi bebas maka harus belajar untuk memenangkan persaingan tersebut. Santri tak boleh kalah saing.
"Saat ini merupakan era persaingan. Persaingan bukan hanya antarindividu, daerah atau provinsi, tetapi negara," katanya pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Asrama Perguruan Islam Ponpes Tegalrejo di Magelang, Rabu (4/5/2016) malam.
Sejak awal Januari telah diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang diikuti oleh 11 negara. Kata JOkowi, melalui MEA tersebut negara tidak ada batasnya, masyarakat di sejumlah negara tersebut boleh bekerja dan melakukan perdagangan secara bebas.
"Dengan kondisi tersebut, persaingan itu tidak bisa ditolak lagi, karena 10 tahun lalu sudah ditandatangani. Tantangan itu harus dihadapi dan kita harus siap," katanya.
Ia mengatakan keterangan dari pengasuh ponpes, ternyata para santri di sini disiapkan untuk menjadi wirausahawan, pedagang yang baik dan pegawai yang profesional. Presiden menyampaikan tanpa persiapan yang baik sulit untuk memenangkan persaingan.
"Mungkin 10 tahun lagi persaingan bukan hanya 11 negara tetapi akan lebih banyak lagi," katanya.
Jokowi menilai para santri di sini memiliki optimisme yang tinggi dan mampu memenangkan persaingan. Presiden berpesan pada para santri, untuk memenangkan persaingan harus menambah belajar, menambah ilmu, dan menambah pengalaman. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki