Suara.com - Perempuan remaja Korban pemerkosaan dan pembunuhan, Yuyun dikenal sebagai anak usia 14 tahun yang mudah bergaul. Semasa hidup, dia sering menjadi wakil keluarganya menghadiri sebuah undangan.
Pengakuan itu diakui oleh ibunda Yuyun, Y. Ibunda Yuyun menjelaskan kesibukan ayah dan ibu Yuyun tidak memungkinkan untuk bersosialisasi.
"Kalau ada acara Yasinan Yuyun selalu ikut, dia jadi wakil kami," ujarnya, Kamis (5/5/2016).
Yuyun selain memiliki kepandaian yang lebih dibandingkan saudara kembarannya itu juga memiliki prestasi yang cukup bagus di sekolahnya sejak dari bangku sekolah dasar hingga duduk kelas VII SMP. Dia selalu meraih peringkat tiga besar.
Yuyun yang masih berusia 14 tahun tewas karena diperkosa berkali-kali oleh 14 orang. Di antara para pelaku adalah anak di bawah umur 2 April 2016. Sebanyak 12 orang tersangka sudah ditangkap polisi.
Sebanyak 12 tersangka itu adalah Da (17), De (17), SP (16), AP (17), Fe (17), Al (17), Er (16) kemudian lima tersangka dewasa To (19), Su (19), Bo (20), Fa (19) dan Za (23), serta dua pelaku lainnya yang masih buron F dan J.
Korban diperkosa secara berulang-ulang oleh para pelaku dan mayatnya dibuang ke dalam jurang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tuntutan Teman-teman Yuyun Bikin Mata Menteri Yohana Berkaca-kaca
-
Mengenal Yuyun, Anak Pintar yang Punya Saudara Kembar
-
Permintaan Ortu Yuyun yang Bikin Menteri Terharu dan Geregetan
-
Yohana: Orangtua Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun Bisa Dipenjara
-
Menteri Yohana Temui Tujuh Bocah Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat