Suara.com - Seorang perempuan berusia 70 tahun di India melahirkan anak pertamanya. Daljinder Kaur, si perempuan, pada Selasa (10/5/2016), mengatakan bahwa dirinya tidak merasa terlalu tua untuk menjadi seorang ibu dan merasa kini hidupnya telah lengkap.
Daljinder melahirkan putra pertamanya bulan lalu melalui metode bayi tabung (IVF) di sebuah klinik kesuburan di Negara Bagian Haryana, India. Suami Daljinder berusia 79 tahun.
Daljinder mengatakan, setelah menikah selama 46 tahun, ia dan sang suami hampir putus asa lantaran tidak kunjung memiliki anak. Bahkan, mereka juga diolok-olok karena kemandulan, di kawasan tempat tinggal mereka, terkadang dipandang sebagai kutukan dari yang Maha Kuasa.
"Yang Kuasa mendengar doa-doa kami. Hidup kami lengkap sekarang. Saya mengurus bayi saya sendiri, saya merasa amat bersemangat. Suami saya juga amat pedulo dan membantu saya sebisa mungkin," kata Daljinder kepada AFP.
"Ketika kami melihat iklan IVF, kami pikir kami harus mencobanya karena saya amat ingin memiliki bayi sendiri," sambungnya.
Bayi tersebut merupakan hasil pembuahan sel telur Daljinder dan sperma sang suami di lab. Kini bayi tersebut dalam kondisi sehat setelah lahir dengan bobot hanya dua kilogram saja pada 19 April lalu.
Suami Daljinder, Mohinder Singh Gill, yang memiliki sebuah peternakan di tepi kota Amritsar, mengaku tidak khawatir soal umur mereka. Ia yakin Yang Kuasa akan menjaga putra yang mereka namai Armaan.
"Orang-orang mengatakan apa yang akan terjadi kepada putra kami setelah kami meninggal. Namun saya percaya kepada Yang Kuasa. Ia yang maha kuasa dan maha tahu, akan mengurus segalanya," kata Mohinder.
Pengelola klinik kesuburan, Anurag Bishnoi, mengatakan bahwa ia awalnya skeptis untuk melakukan program bayi tabung terhadap pasangan tua tersebut. Namun, berdasarkan sejumlah tes, terbukti bahwa Daljinder bisa mengandung bayi tersebut.
"Awalnya saya mencoba menghindari program ini karena ia (Daljinder) terlihat amat rapuh. Lalu kami memintanya ikut semua tes dan hasilnya baik sehingga kami melanjutkan program ini," kata Anurag.
Kasus ini bukan yang pertama di India. Sebelumnya, ada seorang perempuan asal Uttar Pradesh yang berusia 72 tahun melahirkan anak kembar pada tahun 2008, juga melalui program bayi tabung. (Asia One/AFP)
Berita Terkait
-
3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal
-
Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?
-
Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global
-
Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG