Presiden Jokowi kunjungi Belanda. (Youtube)
Hari kedua berada di Seoul, Korea Selatan, Senin (16/5/2016), Presiden Joko Widodo menjadi pembicara kunci pada pertemuan bisnis yang dihadiri oleh Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Republik Korea, Joo Hyunghwan serta Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Taiyoung Cho. Presiden Jokowi sendiri akan didampingi oleh Menko Perekonomian, Menteri Luar Negeri, Menteri Perdagangan, Kepala BKPM, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea.
Setelah menghadiri pertemuan bisnis, agenda Jokowi berikutnya adalah one-on-one business meeting. Dalam pertemuan ini, Jokowi akan bertemu Chairman Lotte Group dan Chairman POSCO.
Setelah itu, Jokowi akan menghadiri business luncheon bersama pengusaha Republik Korea.
Pada sore harinya, Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Park Geun-hye di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae. Di sini, acara diawali dengan Upacara Penyambutan Kenegaraan.
Dalam pertemuan bilateral ini akan ditandatangani tujuh nota kesepahaman yaitu tentang kemaritiman, industri kreatif, antikorupsi, restorasi hutan gambut, teknologi pertahanan, kawasan ekonomi khusus, penelitian pengembangan energi dan mineral untuk energi bersih. Pertemuan ini diakhiri dengan pernyataan pers bersama oleh kedua kepala negara.
Malam harinya, Jokowi akan menghadiri jamuan santap malam kenegaraan oleh Presiden Republik Korea sebagai tanda penghormatan kepada Presiden Republik Indonesia yang dihelat di Young Bin Gwan. Cheong Wa Dae.
Komentar
Berita Terkait
-
Gokil! Chen Turun Panggung dan Sodorkan Mic di Konser Jakarta, Ajak Fans Nyanyi Bareng
-
Sukses Digelar! Chen EXO Persembahkan Konser Penuh Emosi di Jakarta
-
Semua Penonton Bisa Selfie Bareng, Ini Rundown Lengkap Konser Solo Chen di Jakarta
-
Jang Dong-ju Muncul ke Publik, Ungkap Hidupnya Hancur karena Hacking
-
Gilas Korsel 5-0 di Piala Asia Futsal 2026, Ini Deretan Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana