Suara.com - Pesawat EgyptAir MS804 rute Paris-Kairo yang hilang dari radar saat melintasi Laut Mediterania, Kamis (19/5/2016) dini hari, adalah jenis Airbus A320. Pesawat keluaran Airbus tersebut, dibuat pada tahun 2003.
Hal itu disampaikan oleh akun Twitter resmi EgyptAir, @EGYPTAIR pada Kamis.
"Tahun pembuatan pesawat itu adalah pada tahun 2003," kicau EgyptAir.
Seperti dikutip dari situs Airbus.com, perusahaan pembuat pesawat asal Prancis tersebut membuat beberapa varian Airbus A320 sejak tahun 1986. Keluarga A320 merupakan pionir pengguna sistem kendali terbang fly-by-wire dalam pesawat komersial.
A320 diklaim sebagai pesawat yang punya daya jelajah terbang hingga 6.480 kilometer. Pesawat ini bisa mengangkut 150 penumpang dalam dua kelas kabinnya. Namun, untuk penerbangan ekonomi, ruang kabin bisa dioptimasi hingga mampu memuat sampai 180 penumpang.
Airbus juga menyebutkan bahwa A320 memiliki badan pesawat yang lebih lega tujuh inci dibandingkan pesawat-pesawat kompetitornya. Hal ini dikatakan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang, sehingga diklaim sebagai kabin terbaik.
Airbus A320 memiliki rentang sayap 35,8 meter, panjang badan pesawat 37,57 meter, dan tinggi 11,76 meter. Pesawat ini juga mampu mengangkut beban hingga 16,6 ton.
Pesawat EgyptAir MS804 itu tinggal landas dari bandara internasional Charles De Gaulle, Prancis pukul 11.09 malam waktu setempat pada Rabu (18/5/2016) malam. Pesawat ini dikabarkan hilang setelah 3 jam, 40 menit mengudara.
Pesawat diperkirakan hilang sekitar 10 mil dari wilayah udara Mesir di atas laut mediterania, atau sekitar 20 menit sebelum dijadwalkan mendarat di Kairo.
Pesawat ini dijadwalkan mendarat pukul 3.15 AM waktu lokal. Pesawat ini mengangkut 56 penumpang, termasuk 10 orang kru, dua bayi dan seorang anak.
Tag
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi
-
Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia
-
Iran Bikin Zionis Israel Boncos! Tembak Jatuh 5 Drone Rp169 Miliar
-
Usai Libur Lebaran, Jatinegara Macet Parah hingga Arah Tebet-Kuningan
-
Sebut Kemenlu Tak Punya Taji, Pengamat UGM Kritik Lemahnya Posisi Tawar RI di Selat Hormuz
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Iran Serang Zona Industri Israel, Ciptakan 'Kiamat' Kimia di Beersheba
-
Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer
-
Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
-
Iran Bongkar Rencana Licik AS, Jadi Alasan Ogah Negosiasi