Suara.com - Pembalap MotoGP dari tim Yamaha menuding rekan setimnya, Valentino Rossi dan pembalap Suzuki, Maverick Vinales bersekongkol ketika berhasil merebut posisi start pertama dan kedua di GP Italia yang akan digelar Minggu (22/5/2016).
Seperti yang diberitakan sebelumnya Rossi akan start paling depan di Sirkuit Mugello dan diikuti oleh Vinales, pembalap Spanyol yang akan menemani Rossi di Yamaha musim depan.
Memang dalam sesi kualifikasi Rossi terlihat mengekor Vinales ketika mencatatkan waktu tercepatnya di Mugello. Tetapi menurut Lorenzo, yang akan start di urutan lima, taktik itu telah digunakan oleh Rossi dan Vinales berulang-ulang kali di musim ini.
"Jika itu sebuah kebetulan, maka itu adalah kebetulan yang berlangsung lima atau enam kali," kata Lorenzo ketus, usai menjalani kualifikasi pada Sabtu (21/5/2016).
Ketika para jurnalis bertanya kembali tentang komentarnya itu, Lorenzo yang musim depan akan ke Ducati, hanya mengulang-ulang jawabannya.
"Well, jika itu adalah kebetulan, maka itu adalah kebetulan yang berulang lima sampai enam kali. Untuk menciptakan sebuah kebetulan berulang-ulang kali, (maka)... Tetapi memang bisa saja, siapa yang tahu?" beber dia. (Crash.net)
Berita Terkait
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
-
Operasi Kaki dan Bahu Marc Marquez Berjalan Sukses di Madrid, Kini Mulai Rehabilitasi
-
Marc Marquez Jalani Dua Operasi Sekaligus, Kaki dan Bahu
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam