Suara.com - Bayi lelaki yang baru saja dilahirkan diduga menjadi korban kekerasan oleh ibu kandungnya sendiri. Saat ini, bayi tersebut tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
"Bayi itu dibawa oleh warga ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi dalam keadaan terluka dan langsung kami berikan perawatan yang intensif. Informasinya si bayi mengalami kekerasan oleh ibunya yang berinisial L (20)," kata Wakil Direktur Utama RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, Lily Mustofa, di Sukabumi, Rabu (25/5/2016).
Menurutnya, bayi tersebut lahir dalam kondisi selamat dan organ tubuhnya normal.
Ibu bayi saat ini juga mendapatkan perawatan medis di rumah sakit ini dan tengah diobservasi.
RSUD akan berkonsultasi dengan kepolisian apakah perlu adanya psikiater atau tidak untuk menangani ibu bayi.
Si ibu sudah mendapatkan perawatan khusus dari dokter spesialis, namun dalam menjalani perawatan diawasi oleh perawat maupun pihak kepolisian.
"Kami hanya bertugas memberikan perawatan medis kepada ibu dan anaknya, untuk kasus kekerasan diserahkan sepenuhnya kepada pihak Polres Sukabumi Kota," tambah Lily.
Hingga saat ini, kasus dugaan tindak kekerasan terhadap anak tersebut sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat