Suara.com - Sebagian mobil mewah hasil sitaan penyidik KPK, terlihat diparkir halaman gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2016). Mobil-mobil yang diamankan dari para tersangka kasus tindak pidana korupsi tersebut terparkir di sekitar mobil operasional.
Di antara mobil sitaan tersebut, antara lain merek Nissan Navara bernomor polisi D 8025 EK.
Mobil ini disita dari Bupati Subang Ojang Sohandi. Ojang ditangkap KPK dalam kasus suap jaksa penuntut umum yang menangani perkara kasus anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial tahun 2014.
Selain mobil Navara, KPK juga menyita sejumlah kendaraan mahal milik Ojang yang diindikasi dari hasil gratifikasi, seperti dua mobil Toyota Vellfire, dua mobil Jeep Rubicon, satu mobil Totoya Camry, satu mobil Mazda CX5, satu motor Harley Davidson, satu motor Yamaha Trail, dan satu motor Yamaha ATV.
Namun, semua kendaraan mewah milik Ojang maupun tersangka-tersangka lainnya tersebut tak semuanya diamankan di halaman KPK, mengingat kapasitas ruangnya yang terbatas.
Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati menjelaskan sebagian barang sitaan KPK telah dititipkan di rumah penyimpanan benda sitaan negara. Rumah ini merupakan tempat benda yang disita oleh negara untuk keperluan proses peradilan.
"Ada di rupbasan beberapa lokasi nggak cuma di Jakarta. Jumlahnya saya nggak hafal," kata Yuyuk.
Barang sitaan tersebut, kata Yuyuik, akan dilelang setelah keluar putusan tetap dari pengadilan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!