Suara.com - Seorang bocah berusia tujuh tahun di Amerika Serikat nekat melawan perampok toko dengan sebuah mainan. Aksi berani si bocah terekam oleh kamera CCTV toko tersebut.
Lansiran New York Post, insiden ini terjadi di toko mainan GameStop di Silver Spring, pinggiran Kota Washington, 20 Mei lalu. Menurut polisi, dua orang perampok masuk ke dalam toko mainan dan meminta kasir menyerahkan uang. Tidak ada yang terluka dalam peristiwa tersebut.
Namun, yang menarik dalam perampokan ini adalah aksi seorang bocah tujuh tahun yang nekat melawan salah satu perampok dengan mainannya.
"Ia (anak saya) memukulnya (si perampok)," kata ayah si bocah kepada Washington Post. "Dua pukulan tangan kiri sembari menggenggam boneka Yoshi," ujarnya.
Polisi mengatakan, kedua tersangka membawa senjata api dan mengenakan sweater dengan penutup kepala berwarna hitam. Mereka juga memakai sarung tangan dan topeng.
Si bocah datang ke toko tersebut bersama kedua orangtuanya. Ia sedang mengambil mainan boneka karakter Super Mario dari sebuah wadah saat kedua perampok masuk. Ketika itu, si bocah tak bersama orangtuanya.
Si bocah amat beruntung, karena perampok tidak melukainya. Sang ayah langsung memeluk anaknya ketika kedua perampok meminta seluruh pengunjung tiarap di lantai.
"Itu adalah situasi yang amat menakutkan," kata ayah si bocah. "Saya hanya ingin memeluknya dan menanti sampai semuanya selesai," lanjutnya.
Dalam sebuah wawancara terpisah kepada Fox 5 Washington, sang ayah bangga pada keberanian anaknya setelah melihat rekaman perampokan itu.
"Karena ia melihat seseorang yang asing, yang ia anggap berbahaya dan ia berusaha membela dirinya," kata sang ayah. "Saya pikir nalurinya yang bermain," katanya lagi. (News.com.au)
Berita Terkait
-
Ngeri! Dada Bocah 9 Tahun di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar Saat Asyik Bermain
-
Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat
-
Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian
-
Viral Lagi Anak Buruh Tani Asal NTT Juarai Kompetisi Matematika Dunia, Kalahkan 7.000 Peserta
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis