Suara.com - Netizen melampiaskan kemarahan setelah seekor gorilla ditembak mati di kebun binatang Cincinnati, Amerika Serikat.
Seorang saksi mata mengklaim seekor gorilla berusia 17 tahun bernama Herambe tidak berusaha menyakiti seorang anak lelaki yang jatuh ke dalam kandangnya setinggi 12 meter, malah berusaha melindunginya.
Herambe sempat berlari dan memegang tubuh anak malang itu dan menyeretnya beberapa meter di kolam air.
Saksi bernama Kim O'Connor mengatakan kepada WLWT5 bahwa "orang-orang berteriak ada anak lelaki di dalam air. Ada anak lelaki di dalam air."
Ketika orang-orang mulai berteriak, Kim mengklaim bahwa hal itu jadi bikin takut gorilla yang ingin melindungi anak.
"Saya tidak tahu apakah teriakan dari banyak orang di tepian, jika dia pikir kami datang, tapi kemudian dia menarik anak itu ke bawah lagi dari grup besar.
"Anak lelaki sudah berbicara tentang keinginannya untuk (pergi ke kandang gorilla)...masuk ke dalam air. Ibunya seperti bilang,'Jangan, kamu jangan, jangan, kamu jangan."
Pengguna media sosial mengecam kebun binatang yang telah membunuh binatang yang terancam punah itu, meskipun pimpinan kebun binatang itu mengklaim bahwa kejadian itu "situasi yang mengancam jiwa."
Anak lelaki itu telah dibawa ke rumah sakit khusus anak di Cincinnati. Dikabarkan, anak itu tak mendapat luka serius. (Metro)
Tag
Berita Terkait
-
Sebuah Mahakarya Dokumenter: A Gorilla Story Jadi Warisan David Attenborough di Rimba Rwanda
-
Sinopsis A Gorilla Story: Keberhasilan Konservasi Gorila Dibalut Cerita Menyentuh, Tayang di Netflix
-
5 Rekomendasi HP Tangguh Terbaru 2026, Layar Dilapisi Gorilla Glass Victus yang Layak Diburu
-
5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
-
Ulasan Novel The One and Only Ivan, Kisah Emosional Gorilla di Dalam Jeruji
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI