Suara.com - Hujan membuat para petenis dan penggemar tenis dunia frustrasi. Dalam dua hari beruntun turnamen utama lapangan tanah liat harus terhenti karena guyuran hujan.
Sehari setelah turnamen itu tidak dapat dimainkan karena lapangan tergenang air untuk pertama kalinya dalam 16 tahun, hanya dua jam pertandingan dapat dimainkan pada hari kesepuluh kejuaraan ini, ketika sejumlah pemain seperti petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic dan juara bertahan Serena Williams tertahan di putaran keempat.
Djokovic memimpin 3-6, 6-4, 4-1 atas Roberto Bautista Agut pada pertandingan putaran keempat mereka.
Unggulan teratas asal Serbia itu kalah pada set pembukaan dari unggulan ke-14 asal Spanyol di Lapangan Philippe Chatrier, ketika pertandingan dihentikan pada pukul 12.45 waktu setempat untuk pertama kalinya.
Setelah terhenti selama dua jam 45 menit, pertandingan dilanjutkan dan Djokovic tidak membuang-buang waktu untuk merebut keunggulan, namun pertandingan harus kembali dihentikan.
Unggulan kedua Agnieszka Radwanska kalah 6-2, 3-6, 3-6 dari petenis Bulgaria Tsvetana Pironkova, dan petenis Australia Samantha Stosur menang 7-6 )0), 6-3 atas unggulan keenam asal Romania Simona Halep.
Permainan dimulai satu jam lebih lambat ketika hujan terus turun di Paris.
Kedua juara bertahan Serena Williams dan Stan Wawrinka serta unggulan kedua asal Britania Andy Murray, yang akan berhadapan dengan petenis favorit tuan rumah Richard Gasquet pada perempat final, bahkan tidak memiliki kesempatan untuk masuk lapangan. (Antara/Reuters)
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara