Suara.com - Koordinator Jokowi Ahok Social Media Volunteer (Jasmev), Kartika Jumadi, mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan ruang kepada calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk kembali maju memimpin DKI di periode 2017-2022.
Hal ini disampaikan Kartika setelah para relawan dipanggil Jokowi, Jumat (24/6/2016) siang. Jasmev sendiri diketahui adalah salah satu kelompok relawan Jokowi-Ahok saat Pilgub DKI 2012, serta menjadi relawan pendukung Jokowi di Pilpres 2014.
"Pak Jokowi hari ini memanggil koordinator relawannya. Tak mungkin secara eksplisit menyuruh mendukung Ahok, karena kan Pak Jokowi harus netral sebagai Presiden," kata Kartika, saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama yang digelar Garda Muda Partai Nasdem, di Setiabudi Building, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (24/6).
Adapun pengumpulan para relawan itu sendiri, menurut Kartika, menandakan jika Jokowi mendukung Ahok maju di Pilkada DKI.
"Tapi tadi ketika berbicara (dengan) kami, secara implisit terlihat (bahwa) pilihan kami sudah benar mendukung Ahok jadi Gubernur," kata Kartika.
Para relawan, menurutnya pula, sangat mendukung Ahok kembali maju. Dukungan tersebut juga sebagai bentuk komitmen para relawan saat mendukung Jokowi-Ahok maju di Pilkada DKI 2012 lalu.
"Ternyata 2017 Pak Ahok maju lagi, jadi ini konsistensi kami," katanya.
Lebih lanjut, Kartika mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Ahok, apakah nantinya akan maju melalui jalur independen atau jalur partai politik.
"Mau lewat parpol atau jalur perseorangan, yang penting Ahok," kata dia.
Meski belum bisa membantu pengumpulan 1 juta dukungan KTP DKI, namun Kartika menegaskan bahwa para relawannya sudah turut bekerja menghimpun konten-konten berisi pemberitaan Ahok di media sosial.
"Kami belum bisa membantu kumpulkan KTP. Tapi kami sudah kumpulkan ribuan konten, (tentang) apa yang dikerjakan oleh Pak Ahok. Kita akan buat content factory. Misalnya soal Sumber Waras, nanti akan muncul konten-kontennya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?