Suara.com - Seorang perempun asal Ngawi Jawa Timur, Laras (30) nyaris tidak bisa menikmati momen lebaran bersama keluarganya. Pasalnya, dia dilarang petugas masuk ke stasiun Pasar Senen karena tidak dapat menunjukkan kartu identitas asli.
Saat dimintai kartu identitas, Laras hanya bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk hasil fotocopy.
Katanya, jadwal pemberangkatan keretanya pukul 13.00 WIB. Sementara dia tinggal di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dia memperkirakan, waktu yang ditempuh ke tempat tinggalnya sekitar 1 jam, sementara waktu pemberangkatan tinggal 40 menit lagi.
"Tujuan ke Jatim mas, Kali Kukun Kabupaten Ngawi. Keberangkatan saya jam satu pas. La gimana waktunya sisah nggak nutut kalo mau ambil KTP ke kontrakan, di pasar minggu sana. Bawa KTP foto copy doang," kata Laras, ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (3/7/2016).
Sementara itu, petugas dari satuan Polisi Khusus Kereta Api Mukson, menegaskan bahwa tidak bisa membantu jika tidak membawa kartu identitas asli.
"Tidak bisa mbak, kami di sini cuma menjalankan tugas. Itu sudah prosedurnya," kata Mukson.
Setelah berbincang beberapa saat dengan petugas, Laras akhirnya diizinkan masuk setelah menunjukkan Kartu Keluarga Asli. Katanya, dia tidak tahu kalau menggunakan KK ternyata bisa.
"Lah aku kan nggak tahu kalau bisa pakai KK, kirain cuma KTP doang," tutur Laras.
"Alhamdulillah, kirain sudah nggak bakal bisa lebaran sama keluarga," Laras menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733