Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan hadir dan turut membagikan sekitar 5.000 paket lebaran di lima lokasi berbeda saat berkunjung ke Sumatera Barat pada 4-6 Juli 2016.
"Informasi terakhir, lima lokasi penyerahan paket lebaran ini tersebar di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman," kata Kepala Bagian Protokol Sekretariat Provinsi Sumbar, Kuswandi di Padang, Senin (4/7/2016).
Lima lokasi itu masing-masing tiga di Kota Padang yaitu Seberang Batang Arau, Purus depan tugu perdamaian dan di Mushalla Kalawi Ulak Karang Utara.
Kemudian dua lokasi lagi di Kabupaten Padang Pariaman yaitu di Talao Mundan sekitar SD 25 Batang Anai (dekat jembatan Batang Anai arah ke BIM), dan di SD 10 Batang Anai.
"Pembagian paket lebaran ini diagendakan pada Senin (4/7/2016) setelah Shalat Tarawih dan Selasa (5/7/2016)," terangnya.
Sementara rencana ke luar daerah seperti Danau Kembar dan Bukittinggi yang semula dijadwalkan kemungkinan dibatalkan.
Selain itu, presiden kemungkinan juga akan menghadiri malam takbiran yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa malam.
Rencana silaturahim dengan masyarakat usai Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar tetap seperti rencana semula.
Menurut Kuswandi, hingga Senin subuh, jadwal itu masih berlaku. Namun tetap bisa berubah sewaktu-waktu sesuai keadaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Burhasman Bur mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan acara malam takbiran di halaman kantor gubernur setempat.
"Pelaksanaannya akan digabung dengan Kota Padang," ujarnya.
Ia mengatakan, acara tersebut akan dimeriahkan dengan pementasan pembacaan puisi-puisi islami. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara