Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menilai, sosok almarhum Ketua Komisi Pemilihan Umum, Husni Kamil Malik adalah sosok yang baik dan pekerja keras. Badrodin pun mengaku kaget ketika mendengar kabar bahwa Husni meninggal secara mendadak.
"Saya juga kaget mendengar kabar kalau Almahum ini sudah meninggal. Dia ini sosok yang baik dan pekerja keras. Saya mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan," ujarnya saat ditemui di rumah jalan Siaga Raya No 27, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/3016).
Ia mengaku, hubungan antara Porli dengan KPU sangat baik dan tidak ada masalah. Ia pun mengaku sering kali terjadi perbedaan pendapat, namun perbedaan pendapat tersebut hanya sebatas pekerjaan.
"Nggak ada perbedaan pendapat yang besar. Hanya soal pekerjaan kalau dalam rapat ada perbedaan pendapat itu kan hal yang wajar. Selebihnya biasa saja, dia tipe leadership yang baik," katanya.
Para pejabat negara pun yang terlihat hadir adalah Kapolri Badrodin Haiti, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan terlihat hadir di rumah duka sekitar pukul 07.15.
Selain itu, beberapa komisioner KPU yang terlihat hadir adalah Arief Budiman dan Ferry Kurnia Riziyansyah didampingi Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum, Muhammad. Serta Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Jimly Asshiddiqqie.
Sedangkan politikus yang terlihat sudah hadir di rumah duka adalah Hatta Rajasa, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Mahfud MD dan Almuzamil Yusuf.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi