Suara.com - Pemerintah Arab Saudi telah menangkap sebanyak 19 orang yang diduga terlibat atas peristiwa tiga ledakan bom yang terjadi pada Senin (4/7/2016). Dimana 12 orang diantaranya merupakan warga Pakistan yang diduga ikut terlibat pertiwa bom di Jeddah, Madinah dan Qatif.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab, pembom bunuh diri yang menewaskan empat petugas keamanan di dekat Masjid Nabawi itu juga telah diidentifikasi sebagai Naer Muslim Hamad. Pria 26 tahun itu merupakan kewarganegaraan Saudi dengan riwayat yang kerapp terlibat dengan penyalahgunaan obat.
Pernyataan itu juga mengungkapkan bahwa tiga orang telah melakukan serangan di Qatif. Mereka terdiri dari Abdulrahman al-Omar, Ibrahim al-Omar dan Abdulkarim al-Husni.
Sayang, tidak ada informasi terkait identitas mereka. Namun disebutkan bahwa tidak satupun dari mereka memiliki kewarganegaraan Saudi.
Pernyataan lebih lanjut mengatakan total 7 orang tewas dalam serangan di Madina, Qatif dan Jeddah. Selain itu, juga disebutkan bahwa tidak ada kelompok teroris yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan. Meskipun begitu, kelompok militan Negara Timur Tengah dianggap sebagai tersangka oleh Arab Saudi dan pengamat global. (Daily Pakistan)
Berita Terkait
-
Ini Identitas dan Latar Belakang Pelaku Bom Dekat Masjid Nabawi
-
Bom Bunuh Diri Teror Arab Saudi, Ini Tekad Raja Salman
-
Dian Pelangi di Dalam Masjid Nabawi saat Bom Meledak
-
Respon Pimpinan Pusat Muhammadiyah Soal Teror Bom di Arab Saudi
-
Kronologis Serangan Bom Bunuh Diri di Dekat Masjid Nabawi Madinah
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora