Situasi di pintu Tol Brebes Timur, Sabtu (2/7) pagi. (Antara/Rosa Panggabean)
Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis mengatakan, Komisi V akan memanggil Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Kakorlantas Irjen Agung Budi Maryoto.
Pemanggilan ini dilakukan untuk mengevaluasi dan meminta pertanggungjawaban atas penanganan arus mudik 2016 yang mengakibatkan belasan orang meninggal di Tol Brebes, Jawa Tengah.
Politikus Gerindra ini mengatakan, rapat dengan tiga lembaga ini akan digelar secepatnya setelah DPR kembali masuk usai cuti bersama, Senin (18/7/2016).
"Tiga kementerian ini mitra kerja kita, kita minta untuk dapat menjelaskan. Karena ini dikatakan korban meninggal bukan karena kecelakaan. Mungkin ini kasus yang kita anggap sebagai kasus prihatin di bidang transportasi kita. Ini enggak bisa bergerak, tidak ada ruang alternatif. Ini sesuatu yang baru terjadi," ujar Fary dihubungi, Senin (11/7/2016).
Dia menambahkan, ada usulan pembentukan Panitia Kerja untuk mengevaluasi penanganan Mudik 2016. Usulan ini nantinya akan dibahas dalam rapat bersama tiga mitra Komisi V nanti.
"Ya sebagai pimpinan, kita tentu untuk membuat Panja akan panggil dulu, minta penjelasan. Kalau perlu kita verifikasi di lapangan dulu. Kalau Panja dibutuhkan ya bisa saja. Tapi kan kita menyayangkan terutama Tol BPJT itu ada di mana. Kita sudah ingatkan," tuturnya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!