Suara.com - Anggota Komisi V DPR Nizar Zahro mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) untuk menginvestigasi insiden meninggalnya belasan pemudik di area Tol Brebes, Jawa Tengah, saat mudik kemarin.
"Saya akan menyampaikan bahwa anggota DPR khususnya komisi bisa membentuk Panja. Saya usulkan Panja untuk investigasi agar tidak terulang kejadian seperti ini. Ini lebih buruk ketimbang tahun 2015. Lebih bagus tahun 2015 walaupun korban yang meningal lebih sedikit. Apalagi, ini menjadi pemberitaan di media internasional," kata Nizar di DPR, Senin (11/7/2016).
Menurutnya, peristiwa ini merupakan peringatan bagi pemerintah bahwa koordinasi merupakan hal yang sangat penting. Politikus Gerindra ini menegaskan seharusnya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol dan Kakorlantas Polri menjalankan tugasnya masing-masing.
"Dari beberapa kejadian ini sudah menandakan ketidaksiapan pemerintah. Menurut saya, yang paling bertanggungjawab adalah Kemenhub, Kemenpera-PU, BPJT dan Polri," kata dia.
Dia menambahkan, Panja ini nantinya akan memberikan rekomendasi pentingnya pembangunan tol untuk jalur mudik, serta pengaturan lalu lintas saat musim mudik.
"Jadi outputnya panja, rekomendasi itu kita akan sampaikan bahwa ada target limit," ujar Nizar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto