Suara.com - John Cantlie, jurnalis asal Inggris yang disandera kelompok militan ISIS tiba-tiba muncul dalam video propaganda. Di video tersebut, kondisi John tampak sangat mengenaskan.
Dalam rekaman yang dirilis Amaq, biro berita ISIS, Cantlie tampak cemas. Dengan tubuh kurus dan wajah pucat dibalut pakaian lusuh, Cantlie mengecam serangan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat ke sebuah universitas di kota Mosul, Irak.
Cantlie mempertanyakan serangan AS ke salah satu universitas terbaik di Irak tersebut.
"Jika kalian lihat ke belakang, kalian akan melihat gedung ini (universitas Mosul) hancur berkeping-keping. Anda seharusnya bertanya kenapa pasukan koalisi membom universitas," kata Cantlie di video.
"Serangan ini sangat masiv. Universitas Mosul adalah salah satu universitas terbesar dan terbaik di Irak. Jika tempat ini dijadikan tempat latihan mujahid atau markas militer, mungkin kita bisa mengerti. Tapi, ini hanya universitas," bebernya lagi.
Berikutnya, Cantlie membeberkan korban yang tewas dalam serangan tersebut, yakni 15 meninggal dan 103 luka-luka.
Cantlie diculik ISIS pada November 2012. Terakhir, dia muncul dalam video propaganda ISIS Maret lalu. Dia disekap bersama jurnalis Amerika James Foley di utara Suriah. Belakangan, Foley dibebaskan dengan tebusan. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!