Suara.com - Sebuah foto yang diduga memperlihatkan pemenggalan kepala seorang tentara Turki menyusul upaya kudeta beredar di media sosial. Namun, banyak netizen yang menyebut foto tersebut tidak asli.
Dalam foto tersebut tampak tubuh seorang lelaki, yang diduga dipenggal oleh para pendukung Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), partai berkuasa di Turki, tergeletak di salah satu jembatan Sungai Bosphorus.
Namun, banyak pengguna Twitter yang mengatakan bahwa foto tersebut bukanlah foto baru, melainkan foto dari sebuah peristiwa yang terjadi pada tahun 2006.
Sementara itu, para tentara pelaku kudeta, yang sempat memblokade jembatan selama upaya kudeta berlangsung, pada akhirnya menyerahkan diri pada Sabtu (16/7/2016) pagi.
Pasukan militer yang loyal pada Presiden Tayyip Erdogan menumpas upaya kudeta tersebut. Baku tembak, ledakan, dan pertempuran udara mewarnai penumpasan tersebut.
Otoritas Turki pun memerintahkan penangkapan terhadap ribuan orang yang disinyalir terlibat dalam upaya kudeta tersebut. Perdana Menteri Benali Yildirim mengatakan, ada 2.839 orang ditangkap, termasuk diantaranya 2.745 hakim dan jaksa.
Yildirim mengatakan, 161 orang tewas, sementara 1.440 lainnya terluka dalam kekerasan yang terjadi selama semalam. Sebanyak 161 orang tersebut tidak termasuk para pelaku kudeta.
Presiden Erdogan menuding ulama Fethullah Gulen, yang kini bermukim di Pennsylvania, Amerika Serikat, sebagai otak dari upaya kudeta. Namun, Gulen membantah keras tuduhan tersebut. (Independent)
Tag
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU