Suara.com - Dua tim mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Departemen llmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional.
Mereka berhasil mendapatkan gelar kehormatan (honorable mention) dalam kompetisi Developing Solutions for Developing Countries Competition (DSDC) yang diselenggarakan Institute of Food Technologists (IFT) Student Association di Chicago, Amerika Serikat.
Kedua tim mahasiswa IPB ini disandingkan dengan berbagai jajaran universitas luar negeri lainnya, seperti Universidad de Costa Rica McGill University, Rutgers University, dan Cal Poly San Luis Obispo.
Masing-masing tim yakni 'Sun-Ami' yang beranggotakan Cynthia Andriani, Michael Liong, dan Saiful Pratama; dan tim 'Creve' yang beranggotakan Lidwina Monica, Eric Prasetya, dan Faradis Rahmawati, mengembangkan produk pangan baru kaya kalsium untuk mengurangi angka kematian ibu hamil di negara Timur Tengah dan Afrika Utara.
Tim 'Sun-Ami' yang diwakili oleh Saiful menuturkan, bahwa produk pangan Nutrition Flatbread yang mereka ikut sertakan dalam kompetisi ini mengandung bahan-bahan alami seperti daun kelor (moringa), kacang tanah, gandum dan susu yang kaya akan kalsium.
"Berdasarkan uji literatur dan labotarorium yang kami lakukan, mengonsumsi tiga keping flatbread sudah mencukupi kebutuhan gizi yang diperluka ibu hamil yakni sebesar 1200 mg," ujar Saiful pada temu media yang dihelat Nutrifood di Jakarta, belum lama ini.
Nutrition Flatbread diharapkan mampu mengatasi permasalahan kehamilan yang ada di daerah Sudan Selatan, seperti permasalahan malnutrisi, pernikahan di bawah umur, serta kondisi ekonomi yang sulit membeli pangan konsumsi bergizi.
Sementara itu, tim Creve mengembangkan produk pangan suplemen dalam bentuk sup yang terbuat dari bahan baku bayam, okra, milk powder, dan tepung sorgum yang ditujukan bagi ibu hamil di daerah Mesir.
Konsep produk dari Tim Creve juga diharapkan mampu mengatasi permasalahan tingginya angka keguguran atau kematian bayi dalam kandungan di Mesir.
Sementara itu, Nutrition and Health Science Manager Nutrifood, Astri Kurniati mengatakan, tahun ini merupakan kali kelima Nutrifood mendukung keikutsertaan tim mahasiswa Teknologi Pangan IPB di DSDC.
"Keikutsertaan mereka ini sejalan dengan misi Nutrifood, Inspiring a Nutritious Life, di mana ide inovasi penemuan mereka sesuai dengan apa yang telah kami lakukan, untuk senantiasa memberikan solusi yang inovatif untuk hidup yang lebih sehat dan berkualitas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Makanan Sehat vs Skincare: Mana yang Lebih Bikin Kulit Glow Up?
-
6 Makanan Super Murah yang Kaya Nutrisi untuk Menu Harian
-
Jangan Ketipu Label! 5 Makanan Berkedok Sehat Ini Diam-diam Bisa Bikin Diet Ambyar
-
7 Manfaat Whole Grains yang Wajib Anda Ketahui untuk Kesehatan
-
Panduan Nutrisi Anak: 7 Makanan Super yang Wajib Ada di Menu Harian
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!