Suara.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Roy Suryo, ikut menyaksikan persidangan kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016). Agenda sidang hari ini untuk mendengarkan keterangan saksi ahli, antara lain Digital Forensik Puslabfor Mabes Polri AKBP Muhammad Nuh Al Azhar.
Roy Suryo duduk di kursi panjang bersebelahan dengan ayah Mirna, Darmawan Salihin, di ruang Kartika I.
Dia terlihat berbincang dengan Darmawan. Kemudian dia terlihat fokus menyaksikan CCTV yang diputar di monitor berukuran lebar di persidangan.
"Saya dulu pernah diminta Polda Metro untuk jadi saksi, tapi dengan segala hormat saya keberatan," kata Roy Suryo.
"Keberatan saya (jadi saksi) salah satunya karena saya wakil ketua umum di salah satu partai (Demokrat). Hari ini saya datang (untuk menyaksikan). Saya sahabat baiknya Darmawan Salihin dalam hobi yang lain," kata Suryo.
Terkait dengan keterangan ahli IT, Nuh, di majelis persidangan, Roy Suryo menilainya sudah benar dan jelas.
"Yang dia tunjukkan proses zooming terhadap rekaman CCTV khusus kamera dua. Insya Allah bisa jadi alat bukti yang benar-benar akurat," kata Roy Suryo.
"Kalau soal kejanggalan itu urusannya pakar perilaku. Pak Nuh hanya untuk memberikan fakta saja," Roy Suryo menambahkan.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK