Suara.com - Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso mendadak menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (12/8/2016). Kehadirannya memancing tanda tanya.
Sutiyoso masuk kompleks Istana melalui pintu Istana Negara. Setelah bertemu Kepala Negara, dia keluar melalui pintu Wisma Negara untuk menghindari awak media.
Ditemui wartawan ketika baru keluar dari pintu Wisna Negara, Sutiyoso mengaku tujuannya menghadap Presiden untuk laporan.
"Aku kan biasa, aku yang menghadap, bukan dipanggil. Jadi biasa," ujar dia.
Ketika ditanya lebih jauh mengenai apa yang dilaporkan kepada Kepala Negara, Sutiyoso mengatakan tidak bisa membukanya ke publik.
"Saya biasa melaporkan hal-hal yang memang itu konsumsinya untuk Presiden. Jadi saya tidak bisa menceritakan hal itu kepada publik. Macam-macamlah (informasinya), tapi intinya itu adalah rutin aku menghadap, bukan dipanggil," tutur dia.
Ditanya lagi mengenai apakah dalam pertemuan tadi juga membahas kinerja BIN, Sutiyoso mengatakan: "Tidak, tidak."
Belakangan ini beredar isu Presiden Jokowi akan menggantik Sutiyoso.
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan