Suara.com - Usai bertemu Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jumat (12/8/2016), siang, bakal calon gubernur dari Partai Gerindra Sandiaga Uno bercerita kepada wartawan.
Katanya, dari pertemuan yang berlangsung 25 menit, dia hanya punya waktu semenit untuk bicara.
"Jadi intinya dari 25 menit, saya bicara cuma satu menit. Pak gubernur bicara 24 menit," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/8/2016).
Kepada Ahok, Sandiaga mengungkapkan sudah mendapat surat rekomendasi dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju ke pemilihan kepala daerah Jakarta tahun 2017, sejak 29 Juli 2016.
"Saya sampaikan Partai Gerindra sekarang lagi membangun mekanisme koalisi dan itu dilakukan pimpinan partai," ujarnya.
Dalam pertemuan tadi, kata Sandiaga, Ahok mengaku sangat terganggu dengan isu SARA yang dimunculkan akhir-akhir ini.
"Saya akan sampaikan ke pimpinan partai kalau pak gubernur (Ahok) sangat terusik dengan isu-isu SARA dan primordialisme yang dikedepankan," kata wakil ketua dewan pembina Partai Gerindra.
Selain bicara politik, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia itu juga melapor adanya kenaikan harga bahan pangan di pasar-pasar tradisional Ibu Kota.
Sandiaga juga mengatakan untuk mempersiapkan diri maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022, dia telah mengambil cuti dari Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia. Selama cuti, tanggungjawabnya dijalankan oleh Sarman Simanjorang.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan