Suara.com - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, sukses juarai Grup C Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Hal ini setelah pada laga terakhir Greysia/Nitya menang straight game 21-19, 21-19 atas wakil Malaysia, Vivian Hoo Kah Mun/Woon Khe Wei, Sabtu (13/8/2016).
Hasil tersebut membuat unggulan ketiga itu tak terkalahkan dalam tiga laga di Grup C. Pada laga pertama, Greysia/Nitya menang mudah atas pasangan Hong Kong, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet, 21-9, 21-11, dua hari sebelumnya.
Sehari berikutnya, giliran wakil asal Inggris, Heather Olver/Lauren Smith, yang dihentikan dengan mudah perlawanannya oleh Greysia/Nitya, juga dengan dua game langsung 21-10, 21-13.
Laga antara Greysia/Nitya dan Vivian/Woon berlangsung ketat, karena kedua pasangan sama-sama mengincar juara grup. Target ini demi bisa mendapatkan lawan yang relatif lebih ringan pada fase perempat final.
Usai merebut game pertama dengan cukup pelik, Greysia/Nitya kembali harus ekstra kerja keras di game kedua. Beberapa kali kedua pasangan bermain ketat hingga kedudukan sama kuat 19-19.
Pada masa krusial ini, Greysia/Nitya sempat mengajukan "challenge" atas pukulan lawan yang dianggap masuk. Namun, ternyata bola keluar. Peringkat empat dunia ini akhirnya menyudahi pertandingan setelah pukulan lawan melebar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan