Suara.com - Medali emas pertama berhasil dipersembahkan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir di cabang badminton Olimpiade Rio 2016. Menghadapi pasangan Malaysia, Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying, ganda campuran Indonesia yang akrab disapa Owi-Butet menang dengan dua set langsung.
Dominasi Owi-Butet sudah terlihat jelas sejak awal pertandingan. Di set pertama, ganda Malaysia tidak mampu memberikan perlawanan berarti. Owi-Butet unggul 21-14.
Di set kedua, Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying yang diperkirakan bakal tampil lebih ngotot, ternyata belum mampu mematahkan dominasi Indonesia.
Owi-Butet pun tidak mendapatkan perlawanan gigih dan memenangkan set kedua, 21-12. Dengan demikian, Owi-Butet sukses mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Rio 2016 di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-71.
Ini merupakan medali emas ketujuh yang dipersembahkan cabang bulutangkis Indonesia di Olimpiade. Sebelumnya, mereka yang mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di Olimpiade adalah Susy Susanti (1992), Alan Budikusuma (1992), Ricky Subagja/Rexy Mainaky (1996), Candra Wijaya/Toni Gunawan (2000), Taufik Hidayat (2004), dan Markis Kido/Hendra Setiawan (2008).
Tag
Berita Terkait
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati