Suara.com - Sedikitnya ada tiga kota yang paling parah terpapar gempa berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang Italia yakni Amatrice, Accumoli dan Norcia. Tiga kota ini nyaris jadi kota mati.
"Kami mengalami tragedi. Tak ada penerangan, tak ada telepon, bahkan regu penyelamat belum tiba di sini," kata Wali Kota Accumoli, Stefano Petrucci.
"Empat orang diduga masih terkubur di reruntuhan rumahnya. Tidak ada tanda kehidupan. Dua orangtua dan dua anak-anak," lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Amatrice, Sergio Pirozzi mengatakan akses jalan menuju Amatrice putus akibat gempa.
"Jalan masuk maupun keluar putus. Setengah kota kami hancur. masih ada beberapa warga kami yang terkubur di reruntuhan bangunan. Terjadi longsor dan jembatan runtuh," kata Pirozzi seperti dikutip laman Dailymail.
Dengan kondisi ini, lanjut Pirozzi, mustahil bagi regu penyelamat bisa mencapai lokasi bencana melalui jalan darat.
Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 6,1 skala richter mengguncang Italia, Rabu (24/8/2016) dini hari. Sepuluh orang dikabarkan tewas akibat tertimpa bangunan saat tertidur. Gempa terjadi sekira pukul 3.30 dini hari waktu setempat.
Pusat Seismologi Mediterania-Eropa menyebut gempa berkekuatan 6,1 SR, sementara Badan Geologi AS 6,2 SR. Episentrum gempa terjadi di wilayah Norcia, sekitar 105 mil dari tenggara Roma dengan kedalaman 6 mil.
Kota yang paling parah terdampak gempa adalah Amatrice, Accumoli dan Norcia. (Dailymail)
Tag
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol