Putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Benardi mulai belajar politik dengan berencana maju sebagai calon legislator pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.
"Saat ini saya masih fokus bisnis kedai. Keinginan itu ada, tapi lihat nanti ya," kata Fuad pemilik kedai Omahku kepada di acara ngopi bareng di Surabaya, Kamis (25/8/2016).
Menurut dia, jika nantinya jadi maju sebagai caleg di Kota Surabaya, maka akan lewat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Apalagi saat ini, Fuad sudah masuk sebagai kader PDIP.
Adapun daerah pemilihan (dapil) yang nantinya diharapkan adalah Dapil 2 meliputi wilayah Kecamatan Tambaksari, Pabean Cantikan, Semampir, dan Kenjeran.
Saat ditanya kenapa tidak di dapil 5 tempat tinggal orang tuanya di Kecamatan Wiyung ataupun di dapil 3 yang merupakan rumah tempat tinggalnya saat ini di kawasan Pandugo, Rungkut, Fuad mengatakan kebanyakan basis massa pendukungnya berada di dapil 2.
"Kebetulan basis massa saya banyak di Tambaksari dan sekitarnya," kata Fuad.
Begitu juga saat ditanya apa punya keinginan untuk masuk kepengurusan PDIP di tingkat pimpinan anak cabang (PAC) maupun Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Fuad mengatakan hingga saat ini belum ada pikiran ke sana. Hal ini dikarenakan pihaknya masih proses belajar masuk di politik.
"Belum ada, lihat situasi dan kondisi. Ini masih belajar," katanya.
Selain meningkatkan usaha bisnis kedai, Fuad sendiri saat ini aktif di sejumlah organisasi dengan menempati posisi pembina Pemuda PIS (Produktif Inspiratif dan Solutif), Wakil Ketua Junior Chamber International (JCI) Jatim dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surabaya.
Fuad juga mengatakan, keinginannya masuk di dunia politik tidak dilarang oleh kedua orang tuanya, melainkan diberikan kebebasan untuk menjalani jalur hidupnya sendiri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU