Suara.com - Relawan Gerak Indonesia, pendukung bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Tri Rismaharini, menggelar pertemuan di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Sabtu (20/8/2016). Pertemuan tersebut membahas strategi pengusungan Risma pada Pilkada DKI 2017.
Ketua Umum Gerak Indonesia Emi Sulyuwati menegaskan bahwa pihaknya bertekad mendukung pencalonan Risma. Sebab, Wali Kota Surabaya, Jawa Timur itu dinilai sebagai pemimpin yang mampu bekerja, juga mendengarkan rakyat.
"Setelah mendengarkan dan merasakan langsung kondisi di Jakarta yang berkaitan dengan kebijakan Provinsi DKI Jakarta yang mengingkari kontrak politik Jakarta baru yang melakukan penindasan dan arogansi. Kami bertekad mendukung Risma agar dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017 2022," ujar Emi.
Emi melanjutkan bahwa pihaknya juga akan memohon kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati, agar mengusung Risma pada Pilkada DKI 2017.
"Kami juga akan memperkuat organisasi relawan sebagai komitmen dukungan terhadap Risma. Serta meluaskan dan memastikan organisasi relawan Tri Rismaharini ketingkat RT RW se 267 kelurahan," katanya.
"Kami juga akan menjemput Bu Risma ke Surabaya dari seluruh organisasi relawan Risma ke DPP PDI Perjuangan," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Bantah Tukar Guling dengan Thomas, Purbaya Jelaskan Tugas Wamenkeu Juda Agung
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan