Suara.com - Seorang petugas kereta api tewas terbunuh, sedangkan tiga lainnya terluka dalam insiden ledakan bom yang terjadi di sebuah rangkaian kereta di Provinsi Pattani, Thailand, Sabtu (3/9/2016). Ledakan ini terjadi sehari setelah perundingan damai yang dilakukan Pemerintah Thailand dengan kelompok separatis.
Lansiran Reuters, bom disembunyikan di bawah rel kereta yang terletak di Distrik Khok Pho, Pattani. Ledakan bom merusak gerbong paling belakang, demikian dikatakan Kapten Polisi Joichouy.
Ledaka tersebut merusak separuh gerbong dan menciptakan lubang besar di bawah rel.
Tiga korban luka merupakan dua pekerja kereta dan seorang penumpang perempuan. Kereta tersebut sedang dalam perjalanan menuju Bangkok.
Perundingan damai antara pemerintah dan kelompok separatis pada Jumat (2/9/2016) berakhir tanpa titik temu, kendati kedua belah pihak sepakat untuk kembali bertemu. Kelompok separatis tersebut membantah terlibat dalam serangkaian serangan bom yang terjadi bulan lalu.
Bulan lalu, serangkaian ledakan menghantam tiga lokasi wisata populer di Thailand bagian selatan. Empat orang tewas sementara puluhan lainnya luka-luka. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi