Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan bernegosiasi dengan Presiden Joko Widodo untuk memohon menyelamatkan nyawa Mary Jane Veloso, terpidana mati kasus narkoba asal Filipina.
Sekalipun permohonannya nanti ditolak, kata Duterte, dirinya tetap menghormati hukum yang berlaku di Indonesia.
"Saya akan meminta Presiden (Joko) Widodo dengan cara yang sangat hormat dan sopan. Jika permintaan saya ditolak, saya maklum dan bisa menerimanya," tutur Duterte seperti dikutip laman Inquirer.net.
"Saya sangat menghormati sistem hukum di Indonesia. Saya pernah ke sana dan mempelajari cara kerjanya. Mungkin seharusnya saya memang menerima hukum di sana dan minta pengampunan jika Presiden Widodo menolaknya. Saya sangat berterima kasih jika dia (Mary Jane) diperlakukan dengan baik," lanjutnya.
Rencananya, Duterte akan bertemu dengan Presiden Jokowi di KTT Asean ke-28 di Vientiane, Laos pada 6-7 September mendatang. Seperti diketahui, hingga kini Jokowi masih berada di Cina mengikuti pertemuan G20. (Inquirer.net)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!