Suara.com - Kabar tak sedap tengah menerpa Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung Komisaris Besar Krishna Murti. Mantan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya ini diisukan menganiaya seorang perempuan.
Isu ini terus bergulir di media sosial dan menjadi perbincangan hangat netizen.
Krishna yang pernah mempopulerkan kata Turn Back Crime itu kemudian angkat bicara. Dia menjawab lewat media sosial. Bagi Krishna, isu tersebut merupakan fitnah.
"Bagaimana cara kita menyikapi fitnah? Tetap tenang dan biarkan Allah yg membukakan jalan kebenaran.. Semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lampung #lampungkece," tulis Krishna di Facebook.
Pernyataan Krishna mendapat apresiasi dari netizen. Mayoritas mendukung Krishna secara moral.
"Pak saya sedih merasa terpukul dgn pemberitaannya yg skrg heboh trus berkembang saya tidak percaya itu semua pak saya yakin bapak tidak seburuk yg dituduhkan . Saya berdoa
Semoga kebenaran selalu menyertai bapak.....," tulis pemilik akun Ahmad Fikri.
Pemilik akun Mardanus Tanjung meminta Krishna tetap tabah menghadapi isu tersebut.
"Maju terus bang,fitnah itu sebagian dari liku kehidupan dan klw tidak sabar kita akan hancur maju terus bang krisna," tulis Mardanus Tanjung.
Di berbagai kesempatan wawancara dengan media, Krishna juga menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar. Mengenai foto bersama perempuan yang diduga dianiaya, Krishna mengatakan pers bisa langsung konfirmasi kepada yang bersangkutan untuk menanyakan apakah dia korban penganiayaan atau bukan.
Tag
Berita Terkait
-
Kompol Anggraini Diduga Dapat Apartemen hingga Duit Bulanan Rp 50 Juta dari Irjen KM, Benarkah?
-
Terseret Isu Perselingkuhan Krishna Murti, Ini Jejak Karier Kompol Anggraini
-
Irjen Krishna Murti Jadi Sorotan Publik, dari Isu Perselingkuhan hingga Harta Kekayaan
-
Skandal Irjen Krishna Murti dan Kompol Anggraini, Citra Polri Tergores
-
'Papapz-Mamamz' Bikin Heboh: 5 Fakta Skandal Dugaaan Perselingkuhan Irjen Krishna Murti
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati