Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik kebijakan pemerintah melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta, padahal masih bermasalah.
"Kalau menurut saya, telah jelas dari keputusan sebelumnya, bahwasanya reklamasi punya banyak masalah terkait prosedur dan persoalan administrasi bahkan menyangkut masalah hukum," kata Fadli di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).
Fadli mengingatkan pemerintah agar jangan menabrak aturan sendiri.
"Kalau hukum selalu ditabrak dan aturan-aturan selalu dilanggar, saya kira ini akan membahayakan," ujar Fadli.
Menurut Fadli proyek reklamasi Teluk Jakarta seharusnya tidak dilanjutkan dulu sebelum semua masalah terselesaikan.
"Persoalan reklamasi ini harus didudukkan dulu. Saya kira reklamasinya sendiri tidak ada masalah, tapi apa yang terjadi dalam prosesnya ini yang menjadi masalah," tutur Fadli.
"Nah, ini yang harus didudukkan persoalannya, kemudian baru bisa diteruskan. Kalau tidak, saya kira ini akan terjadi pelanggaran demi pelanggaran yang akan diikuti akan menjadi yurisprudensi, bahwa kita boleh melanggar hukum," Fadli menambahkan.
Berita Terkait
-
Ada 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan
-
Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah
-
Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum
-
167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?