Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi Djarot Saiful Hidayat mengaku belum membaca surat pengunduran diri Boy Sadikin dari PDI Perjuangan. Meski begitu, Djarot tidak masalah Boy mundur.
Boy memilih keluar dari partai berlambang banteng karena keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri mengusung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada Jakarta yang akan berlangsung Februari 2017.
"Aku belum baca, nggak apa-apa (Boy mundur) nggak masalah, orang mundur kan boleh," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/9/2016).
Boy diketahui salah satu kader PDI Perjuangan yang ikut membawa pasangan Joko Widodo dan Ahok menang pada Pilkada Jakarta 2012. Ketika itu Boy menjabat sebagai Ketua Tim Sukses Jokowi-Ahok.
Menurut Djarot, suksenya PDI Perjuangan pada Pilkada Jakarta 2012 bukan karena kerja Boy seorang.
"Itu kan bukan kerja orang perorang tapi itu kerja tim. Nggak apa-apa kalau (Boy mau keluar dari PDIP), kita hargai, kita silahkan," kata Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar ini tidak akan memaksa Boy untuk tetap di partai berlambang kepala banteng.
"Saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini dan kami menghargai pendapatnya kalau sudah mengundurkan diri. Berarti bukan kader PDIP lagi, dan tidak boleh mengatasnamakan partai lagi," kata Djarot.
Tag
Berita Terkait
-
Boy Sadikin Pergi, Kerugian Besar Ini Bisa Segera Menimpa PDIP
-
Tak Suka Ahok, Boy Sadikin Tak Otomatis Keluar dari PDIP
-
Sandiaga Akui Boy Sadikin Mau Jadi Timses, Sudah Ketemu Prabowo
-
Boy Sadikin Nasihati Idrus Agar Sowan ke Ahok Sebelum ke DKI 1
-
Boy Sadikin Nasihati Idrus Agar Sowan ke Ahok Sebelum ke DKI 1
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim