Suara.com - Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, menyatakan setiap calon yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil, Polri atau TNI wajib menyertakan surat bersedia mengundurkan diri secara tertulis dari profesinya saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) gubernur dan wakil gubernur.
Pernyataan Sumarno ini menyambung rencana Poros Cikeas yang akan mendaftarkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai sebagai balon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada DKI periode 2017-2022.
Seperti diketahui, Agus masih aktif berkarier di militer dengan pangkat mayor. Sedangkan, Syviana saat ini menjabat Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Keduanya diusung sebagai pasangan calon (paslon) oleh Poros Cikeas yang terdiri dari Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN. Rencananya Poros Cikeas akan mendaftarkan paslon mereka ke KPU DKI malam nanti.
"Karena Pak Agus itu dari TNI dan Bu Sylvi itu PNS, maka beliau harus mengundurkan diri pada saat sudah ditetapkan sebagai calon," tegas Sumarno saat ditemui di kantor KPU DKI, Jakarta Pusat, Jumat (23/9/2016).
"Nanti kalau Pak Agus dan Bu Silvy datang cukup menyampaikan surat pernyataan tertulis bersedia mengundurkan diri," lanjut Sumarno.
Sumarno menambahkan, surat pengunduran diri tersebut tidak bisa dicabut lagi apabila paslon telah ditetapkan maju dalam Pilkada DKI yang akan berlangsung 15 Februari 2017.
"Bukan hanya cuti permanen, tapi mundur secara permanen dan tidak bisa ditarik kembali pengunduran dirinya (jika sudah ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur)," jelas Sumarno.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat