Suara.com - Pasangan ganda putri Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari berhasil menuntaskan dendam mereka padaGabriela Stoeva/Stefani Stoeva, di babak pertama French Open Super Series 2016. Pekan lalu di Denmark Open Super Sereis Premier 2016, Della/Rosyita terpaksa selesai di babak pertama usai berhadapan dengan Stoeva/Stoeva.
Kini, Della/Rosyita tak mau mengulangi kesalahan tersebut. Mereka mengatakan sudah banyak menganalisa permainan lawan, untuk memastikan kemenangannya kali ini.
“Kami banyak belajar dari kekalahan kemarin. Apa yang kami lakukan di Denmark, sebisa mungkin tidak kami ulangi. Kami juga menjalankan strategi yang sudah dibicarakan dengan pelatih. Akhirnya berhasil, kami bisa membalas kekalahan kemarin,” kata Della usai bertanding.
Melawan Stoeva/Stoeva, pasangan Indonesia ini menang dua game langsung. Tanpa ingin tersusul, mereka terus mencetak poin demi poin hingga akhirnya menang 21-17 dan 21-7.
Selanjutnya di babak dua, Della/Rosyita masih menunggu lawan antara Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan, Korea dan Cherly Seinen/Iris Tabeling, Belanda. Melihat kekuatan di atas kertas, Jung/Shin yang menjadi unggulan dua, lebih difavoritkan untuk menang.
“Nggak ada persiapan khusus, tapi kami sudah beberapa kali bertemu, jadi paling nggak sudah ada gambaran. Kami juga akan mengantisipasi permainan mereka,” ujar Rosyita.
Della/Rosyita dan Jung/Shing tercatat sudah empat kali berhadapan. Meski rekor pertemuan kalah 1-3, Della/Rosyita mempunyai peluang tersendiri, karena menang di pertamuan terakhir.
Di China Masters 2016, Della/Rosyita menang 21-9 dan 29-27 dari Jung/Shin. (PBSI)
Berita Terkait
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV
-
Pilih Soroti MBG dan KDMP, Tiyo Ardianto Tak Ambil Pusing Temuan Alat Pelacak
-
Bahas Dinamika Bangsa, KSP Dudung Sampaikan Pesan Khusus untuk Para Purnawirawan
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain